Menu

Surat Somasi Dalam Penyelesaian Perkara

2019 Oct 30

Somasi adalah pemberitahuan yang bersifat teguran atau dapat juga diartikan sebagai teguran kepada pihak calon tergugat. Somasi dilakukan, sebagaimana dijelaskan dalam doktrin maupun yurisprudensi, dalam bentuk tertulis dan tidak perlu dalam bentuk akta otentik. Sehingga teguran dengan surat biasa saja sudah memenuhi syarat untuk dianggap sebagai somasi.

Somasi Diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Pasal 1238 yang berbunyi “Si berutang adalah lalai, apabila ia dengan surat perintah atau dengan sebuah akta sejenis itu telah dinyatakan lalai, atau demi perikatannya sendiri, ialah jika ini menetapkan, bahwa si berutang harus dianggap lalai dengan lewatnya waktu yg ditentukan”.

Tujuan Somasi merupakan salah satu cara efektif dalam menyelesaikan suatu perkara sebelum perkara tersebut dibawa ke pengadilan. Tujuan diberikannya somasi adalah memberikan kesempatan kepada penerima somasi untuk berbuat sesuatu terhadap apa yang dilakukan atau dikatakannya atau memenuhi prestasi sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati bersama.

 

Aturan Somasi. Somasi dilakukan sebagai berikut :

  • Somasi dilakukan atas suatu keadaan tertentu di mana terjadi suatu kondisi tidak dipenuhinya suatu kewajiban tertentu oleh salah satu pihak berdasarkan perjanjian yang telah disepakai.
  • Somasi bisa diajukan oleh siapa saja baik perorangan, maupun kolektif, baik oleh orang yang merasa dirugikan secara langsung maupun kuasa hukumnya.
  • Somasi biasanya berisi teguran, himbauan, atau panggilan dengan nada peringatan bagi pihak  yang menerima somasi untuk memebuhi kewajibannya terhadap apa yang telah disepakati bersama antara pemberi somasi dan penerima somasi. Karena sifatnya yang memberikan  peringatan inilah, maka somasi harus dituangkan dalam bentuk surat.
  • Somasi biasanya dibuat tiga kali, dan setiap jarak waktu antara somasi yang pertama ke somasi kedua, dan seterusnya biasanya minimal adalah tujuh hari.
  • Apabila setelah somasi ketiga, pihak yang diperingatkan dan atau Pihak yang menerima Somasi tetap mengabaikan somasi yang diterimanya, maka pemberi somasi akan atau dapat melakukan penuntutan hukum baik secara perdata maupun pidana.

 

Tahapan Somasi merupakan tahapan yang sangat penting sebelum permasalahan yang dialami para pihak dibawa keranah hukum, pemberian somasi berguna untuk mengingatkan agar para pihak menyadari bahwa ada kewajiban dan atau kerugian yang harus diselesaikan dan atau dibayarkan.




Tags

Jangan sungkan untuk bertanya
Forum QnA (Question & Answers) - Gratis !

Forum ini disediakan bagi Anda untuk mengajukan persoalan hukum yang Anda hadapi.
Silahkan tulis pertanyaan dan isi data dibawah ini. Setiap pertanyaan akan dijawab oleh Tim Lawyer Lawgo dan jawabannya akan di publikasikan sebagai artikel hukum bermanfaat.

Baca Juga Artikel Terkait

Artikel Terpopuler