Menu

Polemik Jejak Digital Dirut TVRI, Terkait Pornografi & UU ITE

Penulis (Author): Musawwir 2020 Jun 04

Pasca diangkat menjadi Direktur Utama TVRI, Imam Brotoseno diserang. Isu yang diangkat terkait Imam yang pernah menjadi kontributor majalah dewasa Playboy hingga cuitannya di jagat media tentang bokep atau film porno yang katanya bisa menyatukan negeri. Bagi generasi 90-an, mungkin tidak akan lupa dengan majalah bernama “Playboy”. Kontenya yang banyak menyorot tubuh dewasa rupanya membuat pembacanya diam-diam menikmatinya di dalam kamar, tapi di luar kamar mencacinya. Secara kebetulan, Imam pernah menjadi kontributor majalah itu. 

Di samping itu, Imam juga pernah menulis di media sosial bahwa rumus menyatukan negeri adalah dengan bokep. Makanya, ketika Imam diangkat menjadi Dirut TVRI, jejak-jejak digitalnya kembali diungkap. Jejak digital itu memang jahat. Menanggapi serangan itu, Imam mengatakan bahwa memang benar dia pernah menjadi kontributor di majalah Playboy. Tapi konten yang ditulisnya sama sekali tidak terpaut dengan sorotan pornografi. 

“Dalam tahun 2006-2008 saya sering menjadi kontributor foto dan artikel tentang penyelaman di berbagai majalah, termasuk salah satunya pernah dimuat hanya satu kali di majalah Playboy Indonesia, edisi September 2006 dengan judul “Menyelam di Pulau Banda. Tulisan ini fokus mengulas wisata bahari dan sama sekali tidak ada unsur pornografi,” ungkap Imam.[1]

Sementara twitnya soal bokep, Imam mengatakan bahwa itu adalah masa lalunya yang merupakan pekerja seni. Hal itu membuatnya memiliki cara pandang berbeda dengan kebanyakan masyarakat. “Dalam percakapan itu yang juga melibatkan beberapa orang seperti pekerja seni termasuk saya, dapat saja menggunakan Bahasa gurauan yang oleh pihak lain dianggap sebagai hal serius,” tutur Imam.  

Dua isu yang menjadi pokok serangan netizen kepada Imam tidak serta-merta dapat terkait dengan pelanggaran hukum. Menyoal Imam pernah menjadi kontributor di majalah Playboy, sama sekali tidak berkorelasi dengan pelanggaran hukum. Imam yang memang sering menjadi kontributor secara kebetulan tulisannya diterima di majalah Playboy. Isi tulisannya pun tidak menyinggung pornografi. Satu-satunya perbuatan Imam yang patut diduga berkaitan dengan pelanggaran hukum adalah twitnya yang mengatakan pemersatu negeri adalah bokep. Merujuk pada Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik berbunyi:

“Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.”

Pasal di atas menegaskan larangan untuk menyebarkan konten pornografi. Tapi apa yang dimaksud dengan pornografi? Di dalam Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi menyebutkan, arti pornografi adalah gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, suara, bunyi, gambar bergerak, animasi, kartun, percakapan, gerak tubuh, atau bentuk pesan lainnya melalui berbagai bentuk media komunikasi dan/atau pertunjukan di muka umum, yang memuat kecabulan atau eksploitasi seksual yang melanggar norma kesusilaan dalam masyarakat. Maka bila merujuk pada ketentuan ini, tulisan termasuk menjadi bagian dari pornografi yang dianggap melanggar norma kesusilaan. 

Patut diketahui, Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang ITE dapat menjadi dasar pelaporan bagi mereka yang melihat, mengalami, menyaksikan, atau menjadi korban. Laporan tersebut dibawa kepada penyidik Polri pada unit/bagian penyidik PPNS (Pejabat Pegawai Negeri Sipil). Selanjutnya, penyidik akan melanjutkan penyelidikan yang dapat dilanjutkan dengan prosses penyidikan atas kasus bersangkutan. Setelah proses penyidikan selesai, maka berkas perkara oleh penyidik akan dilimpahkan kepada penuntut umum untuk dilakukan penuntutan di pengadilan. 

Penulis : Musawwir

[1] Kumparan.com, “Respons Dirut TVRI Imam Brotoseno Soal Playboy Hingga Cuitan Bokep”

Image Credits : Tempo

Penulis (Author): Musawwir 2020 Jun 04



Tags

Jangan sungkan untuk bertanya
Forum QnA (Question & Answers) - Gratis !

Forum ini disediakan bagi Anda untuk mengajukan persoalan hukum yang Anda hadapi.
Silahkan tulis pertanyaan dan isi data dibawah ini. Setiap pertanyaan akan dijawab oleh Tim Lawyer Lawgo dan jawabannya akan di publikasikan sebagai artikel hukum bermanfaat.

Artikel Terpopuler