Menu

"Sekali Sebar 2 3 Motor Terlampaui". Ketahui Ancaman Hukuman Penyebar Ranjau Paku

2020 May 19

Pernah ngga ketika sedang mengendarai kendaraan, tiba-tiba ban kempes. Pas ditambal, ternyata ada paku yang bersarang di ban. Dan ketika kembali berkendara, ban kembali kempes. Lagi-lagi karena paku. Pernah? Greget-nya gimana gitu. Ngga masuk akal kan, kok di jalan protokol bisa banyak paku? Sadar ngga, ternyata di balik tersebarnya banyak paku di jalanan, ternyata memang ada oknum yang sengaja menyebar. 

Menurut Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto pada tahun 2016, praktek menebar ranjau paku di jalanan ini sudah ada sejak lama. Pelaku seringkali tidak diketahui lantaran mereka menebarnya pada dini hari ketika jalanan sedang sepi. Para pelaku biasanya bekerjasama dengan bengkel-bengkel pinggir jalan yang meraup untung.[1]

Atas alasan itu pula terbentuklah Relawan Sapu Bersih (Saber) ranjau paku sebagai jawaban atas keresahan maraknya ranjau paku. Tiga orang pegiatnya bernama Rohim, Siswanto dan Agus. Menurut Agus, ketika ia melakukan penyapuan selama 24 jam menggunakan magnet, terkumpul paku sebanyak 500 kilogram hingga satu ton. Gilak, banyak banget berarti ranjau paku yang sudah bertebaran muka bumi ini. Emang kurang ajar oknum yang menyebar ranjau paku ini. Coba bayangin ketika sedang berkendara dan tiba-tiba ban menyenggol ranjau paku, bisa-bisa nyungsep ke trotoar anak orang. 

Karena itu, bagi para pengendara yang melihat perbuatan tidak bertanggung jawab seperti ini, cepat-cepat ambil HP dan rekam. Nanti sebagai alat bukti di Kepolisian ketika melaporkan perbuatan tidak etis tersebut. Adapun dasar hukumnya dapat dirujuk pada Pasal 192 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang menegaskan:

“Barang siapa dengan sengaja membinasakan, membuat hingga tidak dapat dipakai lagi, atau merusakan suatu pekerjaan untuk lalu lintas bagi umum, merintangi sesuatu jalan umum, baik jalan di darat maupun di air, atau merintangi sesuatu tindakan yang diambil untuk keselamatan bagi pekerjaan atau jalan yang serupa itu dihukum: (a) penjara selama-lamanya sembilan tahun, jika perbuatan itu dapat mendatangkan bahaya bagi keselamatan lalu lintas; (b) penjaran selama-lamanya lima belas tahun, jika perbuatan itu dapat mendatangkan bahaya bagi keselamatan lalu lintas dan ada orang mati lantaran itu.”

Berdasarkan ketentuan ini, pelaku penyebar ranjau paku dapat dipidanakan. Bahkan, ancaman pidananya tidak main-main, bisa sampai lima belas tahun bila korban meninggal karena ulahnya. Karena sudah jelas dasar hukumnya, maka yang dipikirkan adalah cara menjerat pelaku. Contohnya saja ketika ditangkapnya pelaku yang seorang tukang tambal ban. Namanya Ali Usman alias Bejo. Ia ditangkap Kepolisian Sektor Metro Gambir Jakarta Pusat. Bejo ditangkap saat sedang asyik menebar paku dari depan Stasiun Gambir sampai Perempatan Harmoni. Dan, parahnya, pelaku melakukan penyebaran ranjau di siang bolong. Coba itu. 

Penangkapan itu diawali ketika seorang warga yang melihat Bejo sedang menebar paku di depan Stasiun Gambir. Warga yang tidak disebutkan namanya itu kemudian membuntuti Bejo hingga Perempatan Harmoni. Tapi si warga tidak berani menangkap. Barulah ketika di Jalan Hasyim, ada petugas Kepolisian yang sedang berpatroli. Si Warga baru berteriak dan akhirnya pelaku ditangkap. Setelah dilakukan pemeriksaan, Bejo mengakui ia sering melakukan aksinya di Stasiun Gambir, Mahkamah Agung, dan di depan Istana Negara. 

Uluh-uluh-uluh, sakti emang nih orang. Depan Istana Negara dan Mahkamah Agung cuy. Pak Presiden sama Pak Hakim juga disasar sama doi. Tapi yang paling penting adalah, ketika menemukan kejadian seperti itu, cepat-cepat rekam. Kan sekarang HP sudah canggih-canggih. Baru setelah itu laporkan kepada pihak bewajib. Atau ada yang mau teriak kayak si warga tadi?

Penulis : M. Sans

[1] Detik.com, “Awas! Tebar Ranjau Paku Di Jalan Terancam Hukuman 9 Tahun Bui” 

Image Credits : netralnews.com

2020 May 19



Tags

Jangan sungkan untuk bertanya
Forum QnA (Question & Answers) - Gratis !

Forum ini disediakan bagi Anda untuk mengajukan persoalan hukum yang Anda hadapi.
Silahkan tulis pertanyaan dan isi data dibawah ini. Setiap pertanyaan akan dijawab oleh Tim Lawyer Lawgo dan jawabannya akan di publikasikan sebagai artikel hukum bermanfaat.

Artikel Terpopuler