Menu

Kepeleset Candaan Yang Menghina, Andre Taulany & Rina Nose Dilaporkan Ke Polda Metro Jaya

2020 May 21

Bermaksud memberi candaan rupanya seringkali membuat beberapa pihak tersinggung. Apalagi, bila candaan itu ditayangkan dan dinonton oleh masyarakat luas. Dalam dunia komedi, candaan seperti itu memang lumrah. Karenanya bagi mereka yang mengerti tidak akan merasa tersinggung. Tapi, bagi masyarakat luas itu berbeda. Mereka mungkin tidak memiliki cara berpikir yang sama. Sehingga, bisa saja ada pihak yang merasa dilecehkan karena candaan tersebut. Seperti kasus yang menimpa Andre Taulany dan Rina Nose yang dilaporkan ke Polisi. Alasannya, candaan mereka dianggap melukai seluruh pemilik marga Latuconsina. 

Mengetahui itu, Andre Taulany dan Rina Nose segera meminta maaf. Mereka bahkan langsung menghubungi Prilly Latuconsina. Syukurunya, keluarga Prilly sangat mengerti dan mengetahui bahwa candaan itu bukan bermaksud untuk menghina marga Latuconsina. Sayangnya, sang Pelapor, Ruswan Latuconsina menutup pintu maaf kepada dua komedian itu. Ruswan juga mengaku sebagai perwakilan keluarga besar Latuconsina, sangat tersakiti. Apalagi, marga Latuconsina adalah marga yang besar dan dihormati di Maluku.[1]

Atas kasus itu, Andre Taulany dan Rina Nose dilaporkan atas Pasal 27 ayat (3) juncto Pasal 45 ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Pasal 27 ayat (3) sendiri menegaskan: “Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.” Adapun Pasal 45 ayat (3) sendiri sebenarnya mengatur sanksi bila Pasal 27 ayat (3) dilanggar. Pasal 45 ayat (3) menegaskan:

“Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda paling banyak Rp750.000.000,00 (tujuh ratus lima puluh juta rupiah). 

Atas kasus ini, pertanyaan mendasar yang dapat diajukan adalah, dapatkah laporan tersebut dibatalkan atas alasan permintaan maaf? Serta apakah Ruswan Latuconsina dapat secara penuh mewakili pemilik marga Latuconsina? Untuk menjawab pertanyaan pertama, seperti yang diulas pada tulisan sebelumnya, kita dapat merujuk pada Pasal 75 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang menegaskan bahwa orang yang mengajukan laporan tersebut berhak menarik kembali pengaduannya dalam kurun waktu tiga bulan setelah pengaduan tersebut diajukan. Dengan kata lain, bila terjadi kesepakatan damai dan permintaan maaf diterima si pelapor dapat membatalkan laporan tersebut. Karena itu, laporan atas kasus penghinaan Andre Taulany dan Rina Nose dapat dibatalkan atau tidak diproses hukum bila Ruswan Latuconsina memberi maaf dan menarik sendiri laporan tersebut.

Sementara untuk menjawab pertanyaan kedua, dapat kita katakan Ruswan Latuconsina tidak dapat secara mutlak menganggap dirinya sebagai perwakilan pemilik marga Latuconsina. Sebab, pemilik marga tersebut tidak secara bulat sepakat memperkarakan kasus ini kepada pihak berwajib. Misalnya saja Prilly Latuconsina beserta yang telah memberi maaf. Karena itu, seharusnya Ruswan secara ideal hanya membawa pribadinya sendiri sebagai salah satu pemilik nama marga Latuconsina, bukan atas nama pemilik marga seluruhnya. Pun, bila hendak menjadi perwakilan yang mewakili secara keseluruhan pemilik marga, harus mengikuti prosedur hukum yang idealnya tertulis. 

Terakhir, bagaimanapun, baik Andre Taulany dan Rina Nose harus tetap melakukan upaya persuasif dan upaya damai agar Ruswan Latuconsina menarik sendiri laporan tersebut. Selagi belum melewati kurun waktu tiga bulan setelah laporan tersebut masuk. Dan sebagai pembelajaran, ke depannya, Andre Taulany dan Rina Nose dapat lebih bijak dalam menyajikan candaan. Jangan sampai karena candaannya kepleset, bias-bisa membuat mereka kembali dilaporkan atas kasus penghinaan.

Penulis : Musawwir

[1]  Kompas.com, Dianggap Lecehkan Marga Latuconsina, Andre Taulany dan Rina Nose Minta Maaf

Image Credits : indonesiakininews.com

2020 May 21



Tags

Jangan sungkan untuk bertanya
Forum QnA (Question & Answers) - Gratis !

Forum ini disediakan bagi Anda untuk mengajukan persoalan hukum yang Anda hadapi.
Silahkan tulis pertanyaan dan isi data dibawah ini. Setiap pertanyaan akan dijawab oleh Tim Lawyer Lawgo dan jawabannya akan di publikasikan sebagai artikel hukum bermanfaat.

Artikel Terpopuler