Menu

Bisakah Penumpang Ganti Rugi Telah Membeli Tiket Akibat KRL Tidak Beroperasi Karena Banjir

2020 Mar 09

Banjir merupakan sebuah musibah yang tak bisa ditahan lagi, berbagai upaya agar sebuah kota tidak terkena banjir sudah dilakukan tetapi jika hujan turun sangat lama kemungkinan akan ada aja genangan air yang begitu banyak yang menutupi jalanan, genangan air akibat hujan itu mampu memutuskan lajunya infrastruktur di suatu daerah atau kota, salah satu infrastruktur yang lumpuh akibat banjir adalah jalur Commuter Line, Bisakah penumpang mendapat ganti rugi setelah membeli ticket akibat KRL tidak beroperasi karena Banjir?

Dalam hukum ada perlindungan untuk konsumen, dimana hak-hak konsumen diatur dalam sebuah peraturan yang mengikat, jika hak-hak konsumen  tidak terpenuhi maka konsumen dapat membawanya ke jalur pengadilan, dalam hal ini bisakah penumpang meminta ganti rugi kepada penyedia jasa KRL karena KRL yang mau digunakan tidak dapat beroperasi akibat gangguan jalur yang terendam banjir?

BACA JUGA : Video Viral Ibu Berhijab Jambak Wanita Muda di KRL, Lalu Adakah Sanksinya?

Jawabannya adalah konsumen berhak mendapatkan ganti rugi karena KRL tidak dapat beroperasi sebagaimana dijelaskan dalam Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen menyatakan sebagai berikut:

“Hak konsumen adalah :

  1. hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan/atau jasa;
  2. hak untuk memilih barang dan/atau jasa serta mendapatkan barang dan/atau jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan;
  3. hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan/atau jasa;
  4. hak untuk didengar pendapat dan keluhannya atas barang dan/atau jasa yang digunakan;
  5. hak untuk mendapatkan advokasi, perlindungan, dan upaya penyelesaian sengketa perlindungan konsumen secara patut;
  6. hak untuk mendapat pembinaan dan pendidikan konsumen;
  7. hak untuk diperlakukan atau dilayani secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif;
  8. hak untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi dan/atau penggantian, apabila barang dan/atau jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak sebagaimana mestinya;
  9. hak-hak yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan lainnya.”

Pasal 7 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen menyatakan sebagai berikut:

“Kewajiban pelaku usaha adalah :

  1. beritikad baik dalam melakukan kegiatan usahanya;
  2. memberikan informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan/atau jasa serta memberi penjelasan penggunaan, perbaikan dan pemeliharaan;
  3. memperlakukan atau melayani konsumen secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif;
  4. menjamin mutu barang dan/atau jasa yang diproduksi dan/atau diperdagangkan berdasarkan ketentuan standar mutu barang dan/atau jasa yang berlaku;
  5. memberi kesempatan kepada konsumen untuk menguji, dan/atau mencoba barang dan/atau jasa tertentu serta memberi jaminan dan/atau garansi atas barang yang dibuat dan/atau yang diperdagangkan;
  6. memberi kompensasi, ganti rugi dan/atau penggantian atas kerugian akibat penggunaan, pemakaian dan pemanfaatan barang dan/atau jasa yang diperdagangkan;
  7. memberi kompensasi, ganti rugi dan/atau penggantian apabila barang dan/atau jasa yang diterima atau dimanfaatkan tidak sesuai dengan perjanjian.”

Sebagaimana dimaksud dalam undang-undang perlindungan konsumen  maka penyedia jasa harus memberi kompensasi kepada konsumen karena barang/jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian. Jika pengusaha tidak mau memberikan ganti rugi dapat digugat melalui badan penyelesaian sengketa konsumen atau mengajukan ke badan peradilan di tempat kedudukan konsumen.

Dasar Hukum

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen

Image Credit : sinarharapan.co




Tags

Jangan sungkan untuk bertanya
Forum QnA (Question & Answers) - Gratis !

Forum ini disediakan bagi Anda untuk mengajukan persoalan hukum yang Anda hadapi.
Silahkan tulis pertanyaan dan isi data dibawah ini. Setiap pertanyaan akan dijawab oleh Tim Lawyer Lawgo dan jawabannya akan di publikasikan sebagai artikel hukum bermanfaat.

Artikel Terpopuler