Menu

Hukuman Bagi Penagih Utang Dengan Cara Intimidasi

2020 Feb 19

Utang merupakan sebuah kewajiban yang harus Anda selesaikan. Bagaimanapun juga ketika Anda telah mengajukan utang baik leasing, kredit dan pinjaman bank atau pinjaman online maka Anda wajib menyelesaikan utang tersebut sampai lunas atau tuntas.

Namun, ada kalanya finansial atau keuangan Anda sedang dalam keadaan yang kurang baik sehingga mempengaruhi proses pembayaran utang Anda dan terjadilah kredit macet. Jika Anda telah masuk pada fase kredit macet sudah dipastikan yang menagih utang Anda adalah Debt Collector. 

Sering ditemukan kasus penagihan utang yang dilakukan oleh Debt Collector dengan sangat buruk. seperti menghina, mengintimidasi, meneror serta mengancam akan melakukan tindak kekerasan terhadap Anda. Lalu Siapakah Debt Collector ini?

Debt Collector merupakan orang yang ditugaskan untuk menagih utang seseorang atau perusahaan sesuai dengan surat kuasa yang diberikan. (Baca Juga: Hati-Hati Penipuan Jasa Kartu Kredit)

Pasal 17B ayat (2) Peraturan Bank Indonesia Nomor 14/2/PBI/2012 tentang Perubahan Atas Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/11/PBI/2009 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Alat Pembayaran Dengan Menggunakan Kartu menegaskan bahwa:

“Penerbit Kartu Kredit wajib menjamin bahwa penagihan utang Kartu Kredit, baik yang dilakukan oleh Penerbit Kartu Kredit sendiri atau menggunakan penyedia jasa penagihan, dilakukan sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.”

Jika ternyata ditemui kasus Debt Collector melakukan tindakan seperti mengintimidasi bahkan melakukan kekerasan terhadap Anda. Maka Debt Collector dapat dikenakan sanksi Pidana.

Pasal 310 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) sudah jelas menegaskan bahwa:

“Barangsiapa merusak kehormatan atau nama baik seseorang dengan jalan menuduh dia melakukan suatu perbuatan dengan maksud yang nyata akan tersiarnya tuduhan itu, dihukum karena menista, dengan hukuman penjara selama-lamanya sembilan bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp.4500.”

Selain Itu juga dapat di jerat Pasal 335 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Jo Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 1 /PUU-XI/2013 yang menyatakan bahwa:

“Diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun atau denda paling banyak Rp.4500 barangsiapa secara melawan hukum memaksa orang lain supaya melakukan, tidak melakukan atau membiarkan sesuatu, dengan memakai kekerasan, atau dengan memakai ancaman kekerasan, baik terhadap orang itu sendiri maupun orang lain.”

Maka dari itu jika Anda mengalami tindakan yang kurang menyenangkan dari Debt Collector. Anda dapat melaporkannya ke pihak yang berwajib dengan 2 (dua) Pasal tersebut. Namun perlu di tekankan bahwa ketika Anda memiliki Utang segeralah melunasinya. Supaya Anda terbebas dari segala kemungkinan yang merugikan Anda baik materiil maupun immateriil.

Dasar Hukum:

  1. Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)
  2. Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 1 /PUU-XI/2013
  3. Peraturan Bank Indonesia Nomor 14/2/PBI/2012 tentang Perubahan Atas Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/11/PBI/2009 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Alat Pembayaran Dengan Menggunakan Kartu.

Sumber Bacaan:

  1. https://www.hukumonline.com/
  2. https://www.kompasiana.com/
2020 Feb 19



Tags

Jangan sungkan untuk bertanya
Forum QnA (Question & Answers) - Gratis !

Forum ini disediakan bagi Anda untuk mengajukan persoalan hukum yang Anda hadapi.
Silahkan tulis pertanyaan dan isi data dibawah ini. Setiap pertanyaan akan dijawab oleh Tim Lawyer Lawgo dan jawabannya akan di publikasikan sebagai artikel hukum bermanfaat.

Artikel Populer